Tentang Solarisia

Profil Perusahaan

Tentang Solarisia

Lebih dari satu dekade pengalaman manufaktur surya untuk proyek energi modern.

Ikhtisar Perusahaan

PT Solarisia Energi Indonesia adalah produsen teknologi surya Indonesia yang berdiri pada 2010. Perusahaan mengembangkan dan memproduksi modul fotovoltaik untuk proyek komersial, industri, dan utilitas di Indonesia, Asia Tenggara, serta pasar internasional terpilih.

Kegiatan Solarisia mencakup perencanaan produk, seleksi material, integrasi sel, perakitan modul, pengujian performa, pengemasan, serta koordinasi pengiriman proyek. Pendekatan perusahaan dibuat untuk pelanggan yang membutuhkan kualitas produksi yang dapat diaudit, komunikasi teknis yang jelas, dan dukungan pasokan yang konsisten.

Perjalanan Kami

2010PT Solarisia Energi Indonesia didirikan di Jakarta dengan fokus pada teknologi fotovoltaik untuk pasar Indonesia.
2013Operasi manufaktur komersial pertama dimulai, melayani pelanggan komersial dan pengembang EPC lokal.
2016Solarisia memperluas dukungan ke proyek PLTS skala utilitas dan mulai membangun standar dokumentasi proyek yang lebih ketat.
2019Jaringan distribusi regional diperluas untuk mendukung permintaan dari Indonesia bagian timur dan pasar Asia Tenggara tertentu.
2022Modernisasi lini produksi, pelacakan batch, dan prosedur validasi performa diselesaikan untuk meningkatkan konsistensi output.
Hari IniSolarisia mendukung pelanggan industri, komersial, dan utilitas melalui portofolio modul yang dirancang untuk operasi jangka panjang.

Kepemimpinan

Arief WicaksonoDirektur Utama

Lebih dari 22 tahun pengalaman di manufaktur energi, pengembangan pabrik, dan kemitraan infrastruktur. Sebelum memimpin Solarisia, Arief menangani ekspansi fasilitas produksi komponen kelistrikan dan program peningkatan produktivitas lintas pabrik di Jawa Barat dan Banten.

Maya Kartika PrameswariDirektur Operasional

Berpengalaman 18 tahun dalam manajemen produksi, sistem mutu, dan lean manufacturing. Maya mengawasi perencanaan kapasitas, keselamatan kerja, efisiensi lini, serta kesiapan produksi untuk pesanan komersial dan proyek utilitas.

Rizal HidayatKepala Teknologi Produk

Insinyur material dengan 16 tahun pengalaman pada modul PV, evaluasi BOM, reliabilitas laminasi, dan analisis performa lapangan. Rizal memimpin standardisasi desain modul, pengujian sampel, dan peninjauan teknis untuk kebutuhan pelanggan proyek.

Dewi Lestari NugrohoKepala Komersial

Memiliki 15 tahun pengalaman dalam penjualan B2B, kontrak pasokan, dan pengembangan pasar energi di Indonesia. Dewi memimpin hubungan dengan EPC, distributor, pengembang energi, dan pelanggan industri besar.

Bima SantosoKepala Rantai Pasok

Berpengalaman 17 tahun dalam pengadaan material industri, manajemen vendor, logistik domestik, dan perencanaan pengiriman proyek. Bima memastikan material kritis, jadwal produksi, dan dokumentasi ekspor-impor berjalan terkoordinasi.

Nadia RahmawatiManajer Keberlanjutan dan Kepatuhan

Memiliki latar belakang audit kepatuhan, pelaporan lingkungan, dan sistem manajemen K3. Nadia mengelola program efisiensi sumber daya, dokumentasi kepatuhan pelanggan, dan peningkatan praktik manufaktur bertanggung jawab.

Cara Kami Bekerja

Disiplin Produksi

Setiap pesanan direncanakan melalui jadwal kapasitas, kesiapan material, dan pemeriksaan mutu agar proses produksi dapat dipantau sejak awal.

Dokumentasi Proyek

Solarisia menyiapkan dokumentasi teknis, data produk, dan catatan pengujian yang membantu pelanggan melakukan evaluasi internal dan tender proyek.

Dukungan Jangka Panjang

Tim komersial dan teknis bekerja bersama pelanggan setelah pengiriman untuk mendukung klarifikasi produk, kebutuhan proyek berikutnya, dan peningkatan performa sistem.

Visi dan Misi

Visi

Menjadi pemimpin regional yang dipercaya dalam manufaktur teknologi surya dan inovasi energi terbarukan.

Misi

  • Menghasilkan teknologi fotovoltaik berkualitas tinggi.
  • Mendukung inisiatif transisi energi jangka panjang.
  • Menjaga keunggulan manufaktur dan disiplin kualitas.
  • Menciptakan nilai berkelanjutan bagi pelanggan, karyawan, dan pemangku kepentingan.